Oleh: Abd. Rosib
Hujan malam kembali
Menyediakan tempat
untuk menyembunyikan air mata
atau sekedar keluh
Aku duduk bersila mengatakan segalanya pada langit
Lantang rintihan suara dalam diam; khusuk dalam isak
Bila erangan ini termasuk tanda
tak mengindahkanmu
Aku akan merubah semua derita menjadi munajat
segala simfoni sebagai melodi paling merdu
Kisah Ashjan adalah jalan kenangan yang kutempuh demi menjumpaimu
Namun aku tahu
Kau yang Maha Kasih tak akan menanggalkan debu tanah ini melekat dalam bara api
Dengan sederhana…
Sebab itu aku mencintaimu
Tiada lain dari lantunan bibirku
kecuali mengeja namamu
atas nama rindu…
Masuk pak eko