Wahai Senior yang Agung dan Wahai Junior yang lemah
Oleh: Geertz Joe Dalam ruang-ruang diskusi yang sunyi di deretan bangku dan kursi di kafe basa-basi, atau di kolom komentar yang tersamar di website IMABA Yogyakarta, seringkali tercium aroma kegelisahan yang sangat mendasar. Gelisah akan sebuah jurang yang sengaja tak di jembatani, sebuah tembok tak kasatmata yang memisahkan dua entitas yang seharusnya bersatu dan bersinergi




