Oleh: Nur Aini, Mahasiswa Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Di tepi jalan raya tiada hewan berjalan dan bertanya alamat belantara rahasia. Pada lubuk berbunga, arah diri bersemayam setulus putih bulu macan dalam rimba.
Langkah pada malam seteduh indahnya sang rembulan Menerjang tuju tanpa menengok arah. Tapak di tanah hayat serta rerumputan adalah bekal senyum di sepanjang detak.