Oleh: Yuliana Mahasiswa Universitas Respati Yogyakarta, Prodi Ilmu Komunikasi
Sore ini
Langit biru menjadi saksi
Tawa renyah pecah disana
Berkat burung bernyanyi bersama.
Melihatnya digenggam erat bak berlian
Betapa iri menyayat hati
Mendengar canda tawa yang tak pernah kurasa.
Rumah ini terasa sunyi
Setiap hari hanya bayang sendiri
Rindu ini kian menusuk tak henti
Mungkinkah ada tawa renyah seperti itu?
Mungkinkah ada tawa se menenangkan itu!?.
Kembali ku pandangi langit biru
Berharap esok rindu itu tak lagi mengganggu.