Bibit yang Tak Kunjung Memberi
Oleh: Ma’ruf, Mahasiswa Studi Islam Interdisipliner Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta. Selimut yang tak akan kulupakan akankah meraba manisnya benih terakhir yang kau besarkan? Rintih hujan bersuara derita Mentari terbit sebagai beban penuh ketidaksempurnaan Namun karena kenakalanku tak jua kau rasakan buahnya Raut wajah yang kian senja tak jua menjadi pagar bagi prosesku Di tempat suci,




