Tag Archives: Puisi

Samar Hampa

Oleh: Taufiq Hidayat Diri ini kerap melantunkan namamu dalam bentuk paling sopan dari kamus hidupku tak lain sebagai rindu, dan bahkan penyesalan, tetapi ikhlas. Satu kata terus kurajut untuk menyelimuti hatiku yang tak henti menggigil oleh bayang senyummu. Aku biarkan dunia menceritakan lantangnya tawaku, bahwa tapak kakimu telah lenyap dari Kompas hidupku, padahal sesungguhnya, aku

Read More

Aku Cemburu

Aku cemburu pada matahariYang selalu kau tunggu untuk menyambut pagiAku cemburu pada bumiYang selalu menjadi tempat berpijakmuAku cemburu pada anginYang selalu berhasil menyapu mesra kulitmu Aku cemburu pada malamYang selalu manyanjungmu dengan ketenanganAku cemburu pada bulanYang selalu memberimu kemilau keindahanAku cemburu pada sendal jepitmuYang selalu menjaga kakimu dari luka Aku cemburu pada bajumuYang selalu menjagmu

Read More

17 Agustus

Merdeka, merdeka, merdeka…. Itulah seruan yang di ucapkanSang pejuang bangsa. Pulau Madura di antara jadi saksi bisu kemerdekaan Indonesia,Seribu empat ratus empat puluh lima,di nyatakannya akan kemerdekaan sang merah putih, Bendera Merah Putih sebagai simbol negara,Sebagai tanda kami sangat berat untuk menegakkan nya, Hormat lah… Agustus bulan kedelapan, bulan historis,bulan yang asal nama nya kurang

Read More

Pejuang

Tak tergentarkan,Sorak sorai rakyat sipil dipenghujung garis khatulistiwa.Tak tau arah keadilan kemana. Pejuang yang tak henti.Melawan arus ombak merah.Dengan percikan api.Dan badan dengan penuh darah. Pedih luka kau rasa.Patah tulang belulang kau derita.Demi tanah bangsa ! ,rakyat Indonesia kita !.Kaulah pahlawan tanpa jasa. Pada akhirnya merdeka, adalah mengedepankan kepentingan yang lebih besar, dan menyatukan perbedaan.

Read More