Oleh: Tetesantinta
Desir merayu pada singgah,
melalui kapal-kapal senopati.
Detik melaju di atas ombak,
bersama selir para pujangga.
Aku tertunduk, malu menatap gurau,
untuk kesekian kali, tanpa serau.
Jerit kasih merongrong,
digiring gawai menuju penobatan.
Bak pangeran menggandeng permaisuri
di sebuah persinggahan.
Para pengawal berjejer rapi,
menanti tawa menyapa istana.
Rangkaian tamu menabur selamat,
dengan gaun sayang berlapis riang.
Tinggalkan Balasan