Cinta, Sejauh Aku Mengenalnya

oleh: Nurul Rahmawati, Mahasiswa Akuntansi STIE YKPN

Cinta tak selalu memberi,
kadang hanya datang untuk menguji.
Merana ku berasal dari cinta, yang datang tanpa niat untuk tinggal.
Ia datang sebagai cahaya,
lalu pergi meninggalkan kabut galau.

Tidak, kata orang-orang.
Tapi bisakah mereka mendengar denting sunyi di dadaku?
Terkadang, aku memilih percaya
bukan pada kenyataan, tapi pada ilusi yang ditanam lewat ucapannya.

Seperti apa cinta, bila ia benar-benar tinggal, bukan singgah?
Agar aku bisa percaya,
 bahwa cinta tak hanya dongeng yang dibisikkan malam.
Tunjukkan padaku rupa cinta yang tak sekadar kata.
Perlihatkan cinta yang bukan bayang, tapi nyata menjejak di dada.