Cahaya Bunga diwajahmu
Malam itu aku melihat bunga dalam dirimuyang terlihat indah berseri diwajahmuserasa aku berada taman bunga yang indahmenikmati sedikit pesonamu dengan gairah lalu aku membawamu ke gubuk kelabumelewati bilik kayu dan anyaman bambumemasuki ruang tanpa sudut yang jelastak nampak sudut yang pasti seperti ruang kelas ada secercah cahaya yang tidak menyilaukan bukan obor dari sutra dan kain
