Rumah Hening Dalam Dekap Asa
Oleh: Yuliana Mahasiswa Universitas Respati Yogyakarta, Prodi Ilmu Komunikasi Sore ini Langit biru menjadi saksi Tawa renyah pecah disana Berkat burung bernyanyi bersama. Melihatnya digenggam erat bak berlian Betapa iri menyayat hati Mendengar canda tawa yang tak pernah kurasa. Rumah ini terasa sunyi Setiap hari hanya bayang sendiri Rindu ini kian menusuk tak henti Mungkinkah




